RSS

February 03, 2010

Maaf, saya ILFIL

Ternyata memang kadang penampilan tak sebaik isinya

Saya mengagumi dua lelaki dalam artian sebenarnya. Mereka bijak, pintar, berwibawa, santun dan tentunya menarik.

Saya tertarik ? tentu saja..sangat jarang menemukan jenis seperti itu. Tapi hanya sekedar tertarik mengagumi. Dan saya kagum, pada awalnya

Tapi tak ada gading yang tak retak kan ?! begitu pula mereka. Rasa kagum yang sangat terhadap mereka perlahan pudar, maaf jika saya seperti mengalikan NOL diri mereka. Tapi saya sudah terlanjur hilang feeling.

Banyak hal yang membuat rasa kagum itu hilang, posesifnya, caranya memperlakukan sahabat dan temanku, perselingkuhannya, sikapnya yang tiba tiba berubah drastis padaku, itu semua cukup membuat saya mengerutkan alis dan menyimpulkan bahwa saya ILFIL

SENDIRI

Sendiri itu menyenangkan. Jemu kadang datang, tapi lebih banyak waktu untuk berpikir dan berdiam diri, jauh lebih menenangkan.

Maaf jika jadinya autis, hanya saja.........

January 05, 2010

PUTUSKANLAH

Akan kukatakan satu hal padamu..

Putuskanlah sekarang agar semua orang lega. Akan ada yang terluka, itu pasti. Tapi cinta tidak akan indah tanpa itu bukan ?

Jangan menikmati keadaan ini, karena satu dua orang akan menuntut akhirnya. Dan saat itu tiba, semoga kau yakin dengan pilihanmu

Jangan tunggu hingga iba itu datang, karena kau bukan dia, dan aku tak mau kau seperti dia. Mencinta karena iba

Putuskanlah, untuk membuat langkah konsistenmu semakin Indah

January 01, 2010

Cerita tentang Tahun Baru

Beberapa menit memasuki 2010. kuputuskan untuk pulang ke rumah, kepalaku sakit sejak pukul sepuluh malam dan semakin menjadi di pertengahan malam. Beberapa teman coba untuk menahan tapi sakit di seluruh kepalaku tidak tertahankan. Kuminta Aras-sahabatku-untuk mengantarku pulang. Sebenarnya bisa saja saya berjalan kaki, tapi melihat ramainya jalan dan banyaknya orang yang mulai menyalakan kembang api, niat itu ciut, takut saaya tidak bisa berkonsentrasi memperhatikan jalan dan juga takut kalau - kalau saya terkena percikan kembang api.

Hanya butuh lima menit untuk sampai ke rumahku dengan mengendarai motor, setelah mengucapkan terima kasih dan selamat tahun baru pada Aras, saya pun masuk ke rumah dengan diiringi kembang api yang hanya bisa kudengar bunyinya. Ternyata rumah tidak sepi, ada beberapa warga transmigran yang memang sengaja dijemput ibuku sore harinya untuk merayakan tahun baru di kota. Kediaman mereka di atas bukit dan sangat terpencil pastilah sunyi sekali, ditambah lagi kegelapan yang menyelimuti perkampungan transmigran itu. Listrik belum tersentuh di daerah mereka. Hanya ada kesunyian di malam hari dan keindahan pemandangan laut di siang hari yang sangat menakjubkan dilihat dari atas bukit.

Saya masuk dengan sunyi, memberi salam sekenanya dan langsung masuk ke kamarku, menghantamkan diri ke tempat tidur dan mulai memijit kepalaku sendiri. Tidak lama terdengar letupan kembang api yang silih berganti, ternyata sudah masuk 2010 batinku. Aku lalu beranjak, mulai mengirimkan pesan kepada beberapa orang dan mencari obat penghilang rasa sakit. Di televisi tidak terlalu banyak program acara yang menarik, setelah memilih dan mengganti saluran tivi, kuputuskan untuk menonton The Dark Knight yang semingguan ini sering sekali di putar di televisi.

Teman - temanku ternyata mampir ke rumah, sekedar numpang pipis dan mengantarkan speaker komputerku. Mereka kembali mengajakku untuk keluar tapi kutolak karena kepalaku semakin menggila. Merekapun mengucapkan selamat tahun baru dan memintaku untuk istirahat.

Dikamar, saya tidak dapat berkonsentrasi dengan televisi. Kuputuskan untuk menenggak obat penghilang rasa sakit dan mencoba tidur dengan bantal tertipis yang ada dikamarku.

Mencoba tidur, memasang earphone dan mendengarkan hasil kiri - mengirim lagu di bazaar tadi. Sambil menutup mata mencoba tidur, saya mulai menyusun daftar kegiatan dan cita- cita di 2010

Inginku tidak lagi menjadi kurus. Hanya SEHAT meski itu kurus ataukah gemuk. Toh, seseorang pernah berkata padaku, gemuk atau kurus tidak masalah yang penting sehat. Tapi sepertinya saya akan memulainya dengan mengembalikan berat badanku ke berat ideal. Tidak menjadi kurus, hanya berupaya menjaga keharmonisan otot, tulang, dan lemak di dalam tubuhku. Kepalaku semakin menggila, lagu yang dari tadi kudengar sengaja kuputar berulang-ulang.

Berbaring memang saat yang menyenangkan untuk memikirkan semuanya. Di televisi kulihat iklan kamera Canon EOS 7D. Diriku mulai mengumpat, kenapa mesti Ken Watanabe yang membintangi iklan tersebut ? membuatku semakin menginginkan kamera. Lalu kuputuskan untuk mulai berHEMAT di tahun ini. Setidaknya untuk hal hal yang bisa sedikit kuredam, uang-uang itu tentunya lebih bermanfaat jika masuk ke celengan Ice Cone-ku ataukah ke rekeningku ketimbang masuk ke perutku dan berakhir sebagai lemak jenuh. Dan semoga semua beasiswa yang kuikuti membuahkan hasil. Amin..


Jika semua itu tercapai, bukankah aku HEBAT ? Paling tidak aku hebat karena berhasil mewujudkan resolusiku. Lagipula kuliahku juga sepertinya membutuhkan perhatian besar tahun ini. Diriku harus HEBAT, paling tidak satu B berkuranglah. Amin..

Ahh..ibuku mengetuk pintu, sudah lama sepertinya. Ibuku tidur di kamarku malam ini. Kusingkirkan semua benda - benda yang menemaniku di tempat tidur dan membersihkannya untuk ibuku. Tidak lama, Enhon-nannyku-juga mengetuk pintu. Banyaknya orang dirumah memaksanya untuk mengungsi ke kamarku. Saya lalu mengambilkan kasur tambahan dan selimut. Ibuku dan Enhon berbincang dalam gelap, aku mentup mata tapi tak tertidur. Lama seperti itu hingga akhirnya aku memulai doa tidurku dan menambahkan beberapa wishing untuk tahun ini.

Bonno Anne..






December 26, 2009

menanti tahun baru

Lima hari terakhir di 2009..

Tidak ada resolusi yang muluk untuk tahun depan.

Beberapa orang sudah menuliskan resolusinya, beberapa saat yg lalu ada yang mengatakan ingin menikah tahun depan. Seseorang yang baru saja demisioner dia.

**

Untukku, tahun depan mungkin adalah waktu yang tepat untuk sedikit 'egois'. Lebih banyak waktu untuk diriku dan lebih banyak berpikir mengenai keuntungan masa depanku.

Sedikit hedon mungkin, disela-sela kampanye anti global warming terhadap diriku sendiri. Lebih banyak waktu untuk 'zona autis'.

Tahun depan adalah tahun remaja terakhirku.. yehh..i'm nineteen in february dude..

Happy New Year for all
akan banyak yang harus dikerjakan
akan banyak janji tahun ini yang harus ditepati
akan ada lelaki yang harus didapatkan..hahh..i don't really mean it..just for fun

December 15, 2009

Sudah Hampir Seminggu

Sudah hampir seminggu sejak terakhir kita bertemu. Sudah hampir seminggu pula sejak aku membuatmu sedikit terluka di hatimu.

Aku juga terluka, merasa bersalah atas kumpulan kata-kata menyesakkan itu. Tapi aku hanya berusaha menceritakan semua.

Sudah hampir seminggu, dan hatiku tak menghitam seperti yang kau takutkan terjadi padaku. Aku bahkan mulai terbiasa dengan kebersamaan mereka.

Sudah hampir seminggu, dan aku mulai merindukanmu (tolong jangan geer, ku tau kau pasti tersenyum geli membaca ini). Aku rindu duduk bersamamu, entah itu di koridor ataukah di 'rumah' kita. Banyak yang ingin kusampaikan, mungkin dimulai dengan lelaki lain yang mengalihkan duniaku lalu dilanjutkan dengan mengutarakan khayalan anehku tentangmu dan seseorang. Lalu kita akan mengobrol berjam-jam tentang apapun.

December 09, 2009

NYESEK !!

Jika ku tau akan seperti ini rasanya, aku takkan memilih mendengar ceritamu tentangnya dan tidak akan  menebak siapa DIAmu waktu itu.

Kau tau rasanya menjadi teman dari dua gadis yang mencintai DIA ??

NYESEKK !!

**

Aku mencoba mengertimu, memaklumi sifat aneh DIAmu, dan hubungan kalian. Aku merasa lega ketika kau tersenyum. Tapi lebih sering aku merasa miris saat kau memberitahuku bahwa kau senang DIA menghubungimu padahal jelas-jelas ku tau bahwa dia juga bersama TEMANku !!

Kau tau betapa nyeseknya diriku saat teman-temanku mulai membicarakan mereka-DIAmu dan TEMANku-dengan semangat 45 dan dengan mantap merestui mereka dengan julukan perfect mate.

Aku selalu berpura-pura menyukai cerita-cerita kemesraan mereka dan pura-pura merestui mereka. Tapi apa kau tau?ingin sekali aku berteriak di depan mereka bahwa DIAmu tidak sesempurna itu !! dia malah sangat buruk.

Sumpah, aku merasa sangat bersalah. Saat mendengarkan ceritamu, mendengar cerita teman-temanku, berpura-pura ikut senang untukmu dan untuk TEMANku. Dan aku sangat merasa terpuruk saat mengetahui KAU, DIA, dan TEMANku memiliki perasaan yang murni.

ah sudahlah..
tokh kini kau sudah mengakhiri hubunganmu dengannya.

NB :
tolong kali ini,KONSISTEN lah